Saturday, 25 July 2015

Budidaya Udang Windu

SEJARAH SINGKAT UDANG WINDU SENTRA PERIKANAN UDANG WINDU JENIS UDANG WINDU MANFAAT UDANG PERSYARATAN LOKASI BUDIDAYA UDANG WINDU PENYIAPAN SARANA DAN PERALATAN BUDIDAYA UDANG WINDU TEKNIK PEMBUATAN TAMBAK BUDIDAYA UDANG WINDU BENIH UDANG WINDU CARA PENANGKAPAN BENUR / BENIH UDANG WINDU CIRI – CIRI BENUR / BENIH UDANG WINDU YANG BERMUTU BAIK PERLAKUAN DAN PERAWATAN BENIH UDANG WINDU ...

Saturday, 28 February 2015

Cara Pengipukan Udang Windu di dalam Hapa

Hapa adalah kotak yang dibuat dari jaring nilon dengan mata jaring 3-5 mm agar benur tidak dapat lolos. Hapa dipasang terendam dan tidak menyentuh dasar tambak di dalam petak-petak tambak yang pergantian airnya mudah dilakukan, dengan cara mengikatnya pada tiang-tiang yang ditancamkan di dasar petak tambak itu. Beberapa buah hapa dapat dipasang berderet-deret pada suatu petak tambak Ukuran hapa dapat disesuaikan dengan kehendak, misalnya panjang...

Friday, 27 February 2015

Cara Pengipukan/pendederan benur Udang Windu di petak pengipukan

Petak pendederan benur merupakan sebagian dari petak pembesaran udang (± 10% dari luas petak pembesaran) yang terletak di salah satu sudutnya dengan kedalaman 30-50 cm, suhu 26-31derajat C dan kadar garam 5-25 permil Petak terbuat dari daun kelapa atau daun nipah, agar benur yang masih lemah terlindung dari terik matahari atau hujan. Benih yang baru datang, diaklitimasikan dulu. Benih dimasukkan dalam bak plastik atau bak kayu yang diisi air...

Thursday, 26 February 2015

Cara pemeliharaan Udang Windu dengan sistem kolam terpisah

Pemeliharaan larva yang baik adalah dengan sistem kolam terpisah, yaitu kolam diatomae, kolam induk, dan kolam larva dipisahkan. Kolam Diatomae. Diatomae untuk makanan larva udang yang merupakan hasil pemupukan adalah spesies Chaetoceros, Skeletonema dan Tetraselmis di dalam kolam volume 1000-2000 liter. Spesies diatomae yang agak besar diberikan kepada larva periode mysis, walaupun lebih menyukai zooplankton. Kolam Induk. Kolam...

Wednesday, 25 February 2015

PERLAKUAN DAN PERAWATAN BENIH UDANG WINDU

Cara pemeliharaan dengan sistem kolam terpisah CaraPengipukan/pendederan  benur di petak pengipukan Cara Pengipukan di dalam Hapa Sumber: Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi http://www.ristek.go.id ◄ Ciri – Ciri Benur / Benih Udang Windu Yang Bermutu Baik ► ...

Monday, 23 February 2015

CIRI – CIRI BENUR / BENIH UDANG WINDU YANG BERMUTU BAIK

Adapun sifat dan ciri benur yang bermutu baik yang didapat dari tempat pembibitan adalah: a. Umur dan ukuran benur harus seragam. b. Bila dikejutkan benur sehat akan melentik. c. Benur berwarna tidak pucat. d. Badan benur tidak bengkok dan tidak cacat. Sumber: Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi http://www.ristek.go.id ◄ Cara Penangkapan Benur / Benih Udang Windu Perlakuan...

Saturday, 21 February 2015

CARA PENANGKAPAN BENUR / BENIH UDANG WINDU

Benih yang halus Belabar adalah rangkaian memanjang dari ikatan-ikatan daun pisang kering, rumput-rumputan, merang, atau pun bahan-bahan lainnya. Kegiatan penangkapan dilakukan apabila air pasang Belabar dipasang tegak lurus pantai, dikaitkan pada dua buah patok, sehingga terayun-ayun di permukaan air pasang. Atau hanya diikatkan pada patok di salah satu ujungnya, sedang ujung yang lain ditarik oleh si penyeser sambil dilingkarkan mendekati...

Thursday, 19 February 2015

BENIH UDANG WINDU

Di alam terdapat dua macam golongan benih udang windu (benur) menurut ukurannya, yaitu : Benih yang masih halus, yang disebut post larva. Terdapat di tepi-tepi pantai. Hidupnya bersifat pelagis, yaitu berenang dekat permukaan air. Warnanya coklat kemerahan. Panjang 9-15 mm. Cucuk kepala lurus atau sedikit melengkung seperti huruf S dengan bentuk keseluruhan seperti jet. Ekornya membentang seperti kipas. Benih yang sudah besar atau benih...

Tuesday, 17 February 2015

Budidaya Udang Windu: Pemasangan kincir

Kincir biasanya dipasang setelah pemeliharaan 1,5-2 bulan, karena udang sudah cukup kuat terhadap pengadukan air. Kincir dipasang 3-4 unit/ha. Daya kelarutan O2 ke dalam air dengan pemutaran kincir itu mencapai 75-90%. Sumber: Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi http://www.ristek.go.id ◄PrasaranaBudidaya Udang Windu...

Monday, 16 February 2015

Budidaya Udang Windu: Pelindung

Sebagai bahan pelindung pada pemeliharaan udang di tambak, dapat dipasang rumpon yang terbuat dari ranting kayu atau dari daun-daun kelapa kering. Pohon peneduh di sepanjang pematang juga dapat digunakan sebagai pelindung. Rumpon dipasang dengan jarak 6-15 m di tambak. Rumpon berfungsi juga untuk mencegah hanyutnya kelekap atau lumut, sehingga menumpuk pada salah satu sudut karena tiupan angin. Sumber: Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan...

Saturday, 14 February 2015

Budidaya Udang Windu: Saluran dan Pintu Air

Saluran air harus cukup lebar dan dalam, tergantung keadaan setempat, lebarnya berkisar antara 3-10 m dan dalamnya kalau memungkinkan sejajar dengan permukaan air surut terrendah. Sepanjang tepiannya ditanami pohon bakau sebagai pelindung. Ada dua macam pintu air, yaitu pintu air utama (laban) dan pintu air sekunder (tokoan/pintu air petakan). Pintu air berfungsi sebagai saluran keluar masuknya air dari dan ke dalam tambak yang termasuk dalam...

Friday, 13 February 2015

Budidaya Udang Windu: Pematang/Tanggul

Ada dua macam pematang, yaitu pematang utama dan pematang antara. Pematang utama merupakan pematang keliling unit, yang melindungi unit yang bersangkutan dari pengaruh luar. Tingginya 0,5 m di atas permukaan air pasang tertinggi. Lebar bagian atasnya sekitar 2 m. Sisi luar dibuat miring dengan kemiringan 1:1,5. Sedangkan untuk sisi pematang bagian dalam kemiringannya 1:1. Pematang antara merupakan pematang yang membatasi petakan yang satu dengan...

Thursday, 12 February 2015

Budidaya Udang Windu: Petakan Tambak

Sebaiknya dibuat dalam bentuk unit. Setiap satu unit tambak pengairannya berasal dari satu pintu besar, yaitu pintu air utama atau laban. Satu unit tambak terdiri dari tiga macam petakan: petak pendederan, petak glondongan (buyaran) dan petak pembesaran dengan perbandingan luas 1:9:90. Selain itu, juga ada petakan pembagi air, yang merupakan bagian yang terdalam. Dari petak pembagi, masing-masing petakan menerima bagian air untuk pengisiannya....

Wednesday, 11 February 2015

PRASARANA BUDIDAYA UDANG WINDU

Petakan Tambak Pematang/Tanggul Saluran danPintu Air Pelindung Pemasangan kincir Sumber: Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi http://www.ristek.go.id ◄ Teknik Pembuatan Tambak Budidaya Udang Windu Benih Udang Windu ► ...

Monday, 9 February 2015

BUDIDAYA UDANG WINDU: TAMBAK INTENSIF

Petakan berukuan 0,2-0,5 ha/petak, supaya pengelolaan air dan pengawasannya lebih mudah. Kolam/petak pemeliharaan dapat dibuat dari beton seluruhnya atau dari tanah seperti biasa. Atau dinding dari tembok, sedangkan dasar masih tanah. Biasanya berbentuk bujur sangkar dengan pintu pembuangan di tengah dan pintu panen model monik di pematang saluran buangan. Bentuk dan konstruksinya menyerupai tambak semi intensif bujur sangkar. Lantai dasar dipadatkan sampai...

Saturday, 7 February 2015

BUDIDAYA UDANG WINDU: TAMBAK SEMI INTENSIF

Bentuk petakan umumnya empat persegi panjang dengan luas 1-3 ha/petakan. Tiap petakan mempunyai pintu pemasukan (inlet) dan pintu pengeluaran (outlet) yang terpisah untuk keperluan penggantian air, penyiapan kolam sebelum ditebari benih, dan pemanenan. Suatu caren diagonal dengan lebar 5-10 m menyerong dari pintu (pipa) inlet ke arah pintu (pipa) outlet. Dasar caren miring ke arah outlet untuk memudahkan pengeringan air dan pengumpulan udang...

Thursday, 5 February 2015

BUDIDAYA UDANG WINDU: TAMBAK EKSTENSIF

Dibangun di lahan pasang surut, yang umumnya berupa rawa-rawa bakau, atau rawa-rawa pasang surut bersemak dan rerumputan. Bentuk dan ukuran petakan tambak tidak teratur. Luasnya antara 3-10 ha per petak. Setiap petak mempunyai saluran keliling (caren) yang lebarnya 5-10 m di sepanjang keliling petakan sebelah dalam. Di bagian tengah juga dibuat caren dari sudut ke sudut (diagonal). Kedalaman caren 30-50 cm lebih dalam dari bagian sekitarnya yang...

Tuesday, 3 February 2015

TEKNIK PEMBUATAN TAMBAK BUDIDAYA UDANG WINDU

Teknik pembuatan tambak dibagi dalam tiga sistem yang disesuaikan dengan letak, biaya, dan operasi pelaksanaannya, yaitu Tambak ekstensif Tambak semi intensif, Tambak intensif. Sumber: Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi http://www.ristek.go.id ◄ Penyiapan Sarana Dan Peralatan Budidaya Udang Windu Prasarana Budidaya Udang Windu ► ...

Sunday, 1 February 2015

PENYIAPAN SARANA DAN PERALATAN BUDIDAYA UDANG WINDU

Syarat konstruksi tambak: Tahan terhadap damparan ombak besar, angin kencang dan banjir. Jarak minimum pertambakan dari pantai adalah 50 meter atau minimum 50 meter dari bantara sungai. Lingkungan tambak beserta airnya harus cukup baik untuk kehidupan udang sehingga dapat tumbuh normal sejak ditebarkan sampai dipanen. Tanggul harus padat dan kuat tidak bocor atau merembes serta tahan terhadap erosi air. Desain tambak harus sesuai dan mudah untuk operasi sehari-hari, sehingga menghemat tenaga. Sesuai dengan daya dukung lahan yang tersedia. Menjaga...

Friday, 30 January 2015

PERSYARATAN LOKASI BUDIDAYA UDANG WINDU

Lokasi yang cocok untuk tambak udang adalah pada daerah sepanjang pantai (beberapa meter dari permukaan air laut) dengan suhu rata-rata 26-28 derajat C. Tanah yang ideal untuk tambak udang adalah yang bertekstur liat atau liat berpasir, karena dapat menahan air. Tanah dengan tekstur ini mudah dipadatkan dan tidak pecah-pecah. Tekstur tanah dasar terdiri dari lumpur liat berdebu atau lumpur berpasir, dengan kandungan pasir tidak lebih dari 20%....

Tuesday, 27 January 2015

MANFAAT UDANG

Udang merupakan bahan makanan yang mengandung protein tinggi, yaitu 21%, dan rendah kolesterol, karena kandungan lemaknya hanya 0,2%. Kandungan vitaminnya dalam 100 gram bahan adalah vitamin A 60 SI/100; dan vitamin B1 0,01 mg. Sedangkan kandungan mineral yang penting adalah zat kapur dan fosfor, masing-masing 136 mg dan 170 mg per 100 gram bahan. Udang dapat diolah dengan beberapa cara, seperti beku, kering, kaleng, terasi, krupuk, dll. Limbah...

Monday, 26 January 2015

JENIS UDANG WINDU

Klasifikasi udang adalah sebagai berikut: Klas : Crustacea (binatang berkulit keras) Sub-klas : Malacostraca (udang-udangan tingkat tinggi) Superordo : Eucarida Ordo : Decapoda (binatang berkaki sepuluh) Sub-ordo : Natantia (kaki digunakan untuk berenang) Famili : Palaemonidae, Penaeidae Sumber: Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi http://www.ristek.go.id ◄ Sentra ...

SENTRA PERIKANAN UDANG WINDU

Daerah penyebaran benih udang windu antara lain: Sulawesi Selatan (Jeneponto, Tamanroya, Nassara, Suppa), Jawa Tengah (Sluke, Lasem), dan Jawa Timur (Banyuwangi, Situbondo, Tuban, Bangkalan, dan Sumenep), Aceh, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, dan lain-lain. Sumber: Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi http://www.ristek.go.id ◄ Sejarah Singkat Udang Windu Jenis Udang ...