Saturday, 7 February 2015

BUDIDAYA UDANG WINDU: TAMBAK SEMI INTENSIF

  • Bentuk petakan umumnya empat persegi panjang dengan luas 1-3 ha/petakan.
  • Tiap petakan mempunyai pintu pemasukan (inlet) dan pintu pengeluaran (outlet) yang terpisah untuk keperluan penggantian air, penyiapan kolam sebelum ditebari benih, dan pemanenan. Suatu caren diagonal dengan lebar 5-10 m menyerong dari pintu (pipa) inlet ke arah pintu (pipa) outlet. Dasar caren miring ke arah outlet untuk memudahkan pengeringan air dan pengumpulan udang pada waktu panen.
  • Kedalaman caren selisih 30-50 cm dari pelataran.
  • Kedalaman air di pelataran hanya 40-50 cm.
  • Ada juga petani tambak yang membuat caren di sekeliling pelataran.

Sumber: Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi http://www.ristek.go.id


Thursday, 5 February 2015

BUDIDAYA UDANG WINDU: TAMBAK EKSTENSIF

  • Dibangun di lahan pasang surut, yang umumnya berupa rawa-rawa bakau, atau rawa-rawa pasang surut bersemak dan rerumputan.
  • Bentuk dan ukuran petakan tambak tidak teratur.
  • Luasnya antara 3-10 ha per petak.
  • Setiap petak mempunyai saluran keliling (caren) yang lebarnya 5-10 m di sepanjang keliling petakan sebelah dalam. Di bagian tengah juga dibuat caren dari sudut ke sudut (diagonal). Kedalaman caren 30-50 cm lebih dalam dari bagian sekitarnya yang disebut pelataran. Bagian pelataran hanya dapat berisi sedalam 30-40 cm saja.
  • Di tengah petakan dibuat petakan yang lebih kecil dan dangkal untuk mengipur nener yang baru datang selama 1 bulan.
  • Selain itu ada beberapa tipe tambak tradisional, misalnya tipe corong dan tipe taman yang dikembangkan di Sidoarjo, Jawa Timur.
  • Pada tambak ini tidak ada pemupukan.

Sumber: Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi http://www.ristek.go.id


Tuesday, 3 February 2015

TEKNIK PEMBUATAN TAMBAK BUDIDAYA UDANG WINDU

Teknik pembuatan tambak dibagi dalam tiga sistem yang disesuaikan dengan letak, biaya, dan operasi pelaksanaannya, yaitu

Sumber: Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi http://www.ristek.go.id



Sunday, 1 February 2015

PENYIAPAN SARANA DAN PERALATAN BUDIDAYA UDANG WINDU

Syarat konstruksi tambak:
  • Tahan terhadap damparan ombak besar, angin kencang dan banjir. Jarak minimum pertambakan dari pantai adalah 50 meter atau minimum 50 meter dari bantara sungai.
  • Lingkungan tambak beserta airnya harus cukup baik untuk kehidupan udang sehingga dapat tumbuh normal sejak ditebarkan sampai dipanen.
  • Tanggul harus padat dan kuat tidak bocor atau merembes serta tahan terhadap erosi air.
  • Desain tambak harus sesuai dan mudah untuk operasi sehari-hari, sehingga menghemat tenaga.
  • Sesuai dengan daya dukung lahan yang tersedia.
  • Menjaga kebersihan dan kesehatan hasil produksinya.
  • Saluran pemasuk air terpisah dengan pembuangan air.

Sumber: Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi http://www.ristek.go.id



Friday, 30 January 2015

PERSYARATAN LOKASI BUDIDAYA UDANG WINDU

  • Lokasi yang cocok untuk tambak udang adalah pada daerah sepanjang pantai (beberapa meter dari permukaan air laut) dengan suhu rata-rata 26-28 derajat C.
  • Tanah yang ideal untuk tambak udang adalah yang bertekstur liat atau liat berpasir, karena dapat menahan air. Tanah dengan tekstur ini mudah dipadatkan dan tidak pecah-pecah.
  • Tekstur tanah dasar terdiri dari lumpur liat berdebu atau lumpur berpasir, dengan kandungan pasir tidak lebih dari 20%. Tanah tidak boleh porous (ngrokos).
  • Jenis perairan yang dikehendaki oleh udang adalah air payau atau air tawar tergantung jenis udang yang dipelihara. Daerah yang paling cocok untuk pertambakan adalah daerah pasang surut dengan fluktuasi pasang surut 2-3 meter.
  • Parameter fisik: suhu/temperatur=26-30 derajat C; kadar garam/salinitas=0-35 permil dan optimal=10-30 permil; kecerahan air=25-30 cm (diukur dengan secchi disk)
  • Parameter kimia: pH=7,5-8,5; DO=4-8 mg/liter; Amonia (NH3) < 0,1 mg/liter; H2S< 0,1 mg/liter; Nitrat (NO3-)=200 mg/liter; Nitrit (NO3-)=0,5 mg/liter; Mercuri (Hg)=0-0,002 mg/liter; Tembaga (Cu)=0-0,02 mg/liter; Seng (Zn)=0-0,02 mg/liter; Krom Heksavalen (Cr)=0-0,05 mg/liter; Kadmiun (Cd)=0-0,01 mg/liter; Timbal (Pb)=0-0,03 mg/liter; Arsen (Ar)=0-1 mg/liter; Selenium (Se)=0-0,05 mg/liter; Sianida (CN)=0-0,02 mg/liter; Sulfida (S)=0-0,002 mg/liter; Flourida (F)=0-1,5 mg/liter; dan Klorin bebas (Cl2)=0-0,003 mg/liter
Sumber: Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi http://www.ristek.go.id

Tuesday, 27 January 2015

MANFAAT UDANG

  • Udang merupakan bahan makanan yang mengandung protein tinggi, yaitu 21%, dan rendah kolesterol, karena kandungan lemaknya hanya 0,2%. Kandungan vitaminnya dalam 100 gram bahan adalah vitamin A 60 SI/100; dan vitamin B1 0,01 mg. Sedangkan kandungan mineral yang penting adalah zat kapur dan fosfor, masing-masing 136 mg dan 170 mg per 100 gram bahan.
  • Udang dapat diolah dengan beberapa cara, seperti beku, kering, kaleng, terasi, krupuk, dll.
  • Limbah pengolahan udang yang berupa jengger (daging di pangkal kepala) dapat dimanfaatkan untuk membuat pasta udang dan hidrolisat protein.
  • Limbah yang berupa kepala dan kaki udang dapat dibuat tepung udang, sebagai sumber kolesterol bagi pakan udang budidaya.
  • Limbah yang berupa kulit udang mengandung chitin 25% dan di negara maju sudah dapat dimanfaatkan dalam industri farmasi, kosmetik, bioteknologi, tekstil, kertas, pangan, dll.
  • Chitosan yang terdapat dalam kepala udang dapat dimanfaatkan dalam industri kain, karena tahan api dan dapat menambah kekuatan zat pewarna dengan sifatnya yang tidak mudah larut dalam air.


Sumber: Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi http://www.ristek.go.id



Monday, 26 January 2015

JENIS UDANG WINDU

Klasifikasi udang adalah sebagai berikut:
Klas : Crustacea (binatang berkulit keras)
Sub-klas : Malacostraca (udang-udangan tingkat tinggi)
Superordo : Eucarida
Ordo : Decapoda (binatang berkaki sepuluh)
Sub-ordo : Natantia (kaki digunakan untuk berenang)

Famili : Palaemonidae, Penaeidae

Sumber: Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi http://www.ristek.go.id




SENTRA PERIKANAN UDANG WINDU

Daerah penyebaran benih udang windu antara lain: Sulawesi Selatan (Jeneponto, Tamanroya, Nassara, Suppa), Jawa Tengah (Sluke, Lasem), dan Jawa Timur (Banyuwangi, Situbondo, Tuban, Bangkalan, dan Sumenep), Aceh, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, dan lain-lain.

Sumber: Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi http://www.ristek.go.id





SEJARAH SINGKAT UDANG WINDU

Udang merupakan jenis ikan konsumsi air payau, badan beruas berjumlah 13 (5 ruas kepala dan 8 ruas dada) dan seluruh tubuh ditutupi oleh kerangka luar yang disebut eksosketelon. Umumnya udang yang terdapat di pasaran sebagian besar terdiri dari udang laut. Hanya sebagian kecil saja yang terdiri dari udang air tawar, terutama di daerah sekitar sungai besar dan rawa dekat pantai. Udang air tawar pada umumnya termasuk dalam keluarga Palaemonidae, sehingga para ahli sering menyebutnya sebagai kelompok udang palaemonid. Udang laut, terutama dari keluarga Penaeidae, yang bisa disebut udang penaeid oleh para ahli

Udang merupakan salah satu bahan makanan sumber protein hewani yang bermutu tinggi. Bagi Indonesia udang merupakan primadona ekspor non migas. Permintaan konsumen dunia terhadap udang rata-rata naik 11,5% per tahun. Walaupun masih banyak kendala, namun hingga saat ini negara produsen udang yang menjadi pesaing baru ekspor udang Indonesia terus bermunculan.

Sumber: Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi http://www.ristek.go.id


Saturday, 30 August 2014

INOVASI

Inovasi inisiatif perorangan

Inovasi yang dilakukan dengan cara membangun budaya perusahaan dimana siapa saja dapat menyarankan suatu ide dan memulai suatu proyek.

Inovasi inisiatif peningkatan proses
Ini merupakan salah satu jenis inovasi yang dilakukan oleh perusahaan dengan mengeluarkan model baru tiap tahunnya.

Inovasi berkelanjutan.
Inovasi berkelanjutan memperkuat model bisnis perusahaan yang ada saat ini namun mensyaratkan adanya elemen baru.

Inovasi disruptif.
Tipe inovasi ini adalah menciptakan produk inovasi baru yang berbeda dengan yang lainnya dan dikenal dengan nama startup.

Thursday, 28 August 2014

Elijah Watts Sells awards

Elijah Watt Sells Award adalah sebuah progam dari AICPA yang dibuat pada tahun 1923. Penghargaan ini diambil dari nama CPA pertama yaitu Elijah Watt Sells Award. Sells meninggal pada tahun 1924. Beliau mendapatkan gelar CPA pada tahun 1896 berdasarkan ketentuan hukum New York State. Sells juga aktif dalam pembentukan AICPA dan ikut dalam memajukan pendidikan professional bagi akuntan. Selain itu, Sells juga mendirikan New York University’s School of Commerce, Accounts and Finance.

Elijah Watt Sells Award ditujukan kepada kandidat yang memperoleh nilai total rata-rata diatas 95,5 pada seluruh ujian CPA dan hanya menempuh sekali. Dengan kata lain, penghargaan ini adalah sebuah pengakuan atas kemampuan yang luar biasa dalam ujian CPA. Pada tahun 2012, dari total 92.000 kandidat yang mengikuti ujian CPA, hanya 39 kandidat yang memenuhi kriteria ini.

Wednesday, 27 August 2014

frequently asked questions (FAQ) IAPI

NO
PERTANYAAN
JAWABAN
1
Bagaimana cara menjadi peserta CPA of Indonesia Exam
Anda harus mempunyai Akun sebagai Peserta CPA of Indonesia Exam yang dapat diperoleh di website www.cpaindonesia.or.id.
2
Adakah pelatihan atau modul sebelum menghadapi Ujian CPA yang dibuat oleh IAPI?
IAPI hanya menyelenggarakan CPA of Indonesia Exam.  IAPI tidak menyelenggarakan pelatihan maupun bekerja sama dengan pihak penyelenggara pelatihan/ persiapan CPA of Indonesia Exam manapun.
3
Apa kewajiban yang harus dilakukan oleh peserta yang telah lulus CPA of Indonesia?
Peserta yang telah dinyatakan lulus CPA of Indonesia Exam diwajibkan untuk menjadi anggota IAPI dan mengikuti PPL (Pendidikan Profesional Berkelanjutan) yang diselenggarakan oleh IAPI serta diwajibkan untuk memenuhi 40 SKP setiap tahunnya.
4
Materi apa saja yang diujikan dalam CPA of Indonesia Exam?
Materi ujian dapat dilihat di Silabus CPA of Indonesia Exam
5
Apakah arti Tanggal Berlaku Akun?
Tanggal Berlaku akun adalah tanggal batas Login Akun CPA. Anda tetap dapat Login selama batas tanggal tersebut walaupun kesempatan ujian 6 periode tanpa jeda anda sudah habis.
6
Indonesia Exam?
Seluruh biaya pendaftaran tidak dapat dikembalikan dengan alasan apapun.
7
Saya sudah melakukan pembayaran pendaftaran namun tidak memilih dan membayar mata ujian. Pada periode selanjutnya, apakah saya harus melakukan pembayaran pendaftaran ulang?
TIDAK, Biaya Pendaftaran hanya dibayarkan pertama kali pada saat peserta membuat akun.
8
Saya telah memilih mata ujian yang akan diambil dan klik proses, dapatkah saya menambah mata ujian lagi?
Saat ini belum bisa.
9
Seperti apa bentuk soal yang akan diujikan dalam CPA of Indonesia Exam?
Bentuk soal yang diujikan adalah pilihan ganda dan esai.
10
Apakah ada ketentuan pengalaman kerja untuk dapat mengikuti CPA of Indonesia Exam?
Untuk dapat mengikuti CPA of Indonesia anda tidak diwajibkan untuk memiliki pengalaman kerja. Pengalaman kerja diperlukan untuk penerbitan Sertifikat CPA of Indonesia.
11
Berapa minimal tahun pengalaman bekerja untuk mendapatkan sebutan CPA of Indonesia?
Berapa minimal tahun pengalaman bekerja untuk mendapatkan sebutan CPA of Indonesia?
12
Apakah sebutan CPA of Indonesia dapat dicabut? Dengan kondisi seperti apa?
Sebutan CPA of Indonesia dapat dicabut atau dinonaktifkan dengan kondisi tertentu. Misal: tidak mengumpulkan 40 SKP setiap tahunnya, terlibat dalam kejahatan atau penipuan yang menggunakan gelar CPA of Indonesia,dsb
13
Apa kegunaan dari Voucher CPA of Indonesia Exam?
Setiap mata ujian yang diikuti akan diberikan satu voucher. Voucher  dapat digunakan ketika anda melakukan pemesanan tempat dan waktu ujian.
14
Bagaimana caranya mendapatkan voucher of Indonesia Exam?
Lulus tahap uji kelayakan dan telah membayar mata ujian yang diikuti.
15
Apakah jadwal (waktu) dan tempat ujian yang telah dipilih dapat dibatalkan atau diundur?
Anda dapat melakukan perubahan jadwal (waktu) dan tempat ujian maksimal 3 hari kerja sebelum waktu dan tempat yang telah ditetapkan sebelumnya.
16
Di hari apa saja diselenggarakan Indonesia of CPA Exam?
Hari diselenggarakan CPA of Indonesia Exam bergantung pada setiap Testing Center
17
Berapa lama masa berlaku Voucher Ujian?
Masa berlaku voucher ujian adalah satu (1) periode ujian, terhitung mulai periode diterbitkannya voucher ujian. Tanggal voucher tidak berlaku jika melampaui batas maksimal periode ujian;yaitu 8 periode. Jika melewati tanggal masa berlaku voucher, maka secara otomatis voucher hangus dan tidak ada pengembalian biaya mata ujian.
Penundaan penggunaan voucher akan berpengaruh pada berkurangnya periode kesempatan mengikuti ujian. 
18
Dalam mengerjakan ujian, apakah saya bisa kembali ke sesi pertanyaan sebelumnya?
Jika peserta sudah memutuskan untuk lanjut ke sesi pertanyaan selanjutnya, maka peserta sudah TIDAK BISA kembali ke sesi sebelumnya.
19
Apakah jadwal (waktu) dan tempat ujian dapat dirubah ke Periode Ujian selanjutnya?
Jadwal dan tempat ujian TIDAK BISA dirubah ke Periode Ujian selanjutnya. Jadwal dan tempat ujian hanya dapat dirubah ke periode ujian yang sedang berlangsung dan selama tempat ujian tersedia.

Source : IAPI (www.iapi.co.id)